Nasehat Ibu Kepada Anaknya

Waktu kecil ada sebagaian anak-anak ditanya guru atau sanak saudara. Apa cita-citamu nak. Pasti sebagaian anak mengatakan ingin menjadi dokter, ada yang ingin menjadi pilot atau ada yang ingin menjadi presiden. Ada yang cita sederhana ingin menjadi seorang ibu yang bisa memenuhi kebutuhan anak-anaknya seperti ibu. Itulah celoteh anak-anak kecil. Sama seperti diriku diwaktu kecil selalu berubah-rubah cita-cita yang akan dicapai.

Aku ingin hidup bahagia memiliki rumah, memiliki mobil, punya suami dan anak-anak. Itulah kehidupan dunia anak dan dunia remaja sampai dunia menjelang masa pernikahan. Di zaman sekarang jarang orang tua menginginkan anak-anaknya sukses dunia dan akhirat. Yang dipikirkan, hanyalah materi lagi, materi lagi. Itulah kehidupan dunia yang fana ini.

Orang tua umumnya selalu menginginkan anak-anak sekolah dengan sungguh-sungguh dan bekerja dikantor yang bagus dan sukses. Pernahkah seorang ibu atau bapak, menasehati sekolah yang sungguh-sungguh dengan belajar yang jujur tanpa menyontek. Dan bekerjalah kelak dengan harta yang halal. Kadang orang tua ingin anaknya sekolah favorit pakai jalan suap atau ingin bekerja dikantor pakai jalan suap. Itu bukan rahasia lagi di zaman sekarang.

Nak, roda kehidupan selalu berputar. Kadang roda tersebut dibawah dan kadang roda tersebut diatas. Bersabarlah, nak bila ada musibah yang menimpa dirimu. Bila roda dibawah dan ekonomi terburuk, bersabarlah nak. Setiap keinginan kita. Hasilnya apa? Keinginan kita akan terwujud dalam waktu lama. Sangat berbeda jika kita melibatkan Allah Swt dalam setiap keinginan kita. Berdoa, berusaha dan tawakal. Itulah yang harus kita hadapi.

Berlakulah jujur disetiap kehidupan. Baik jujur dalam mencari harta, jujur dalam menuntut ilmu. Agar hidupnya nyaman dan indah tanpa ada stress dikehidupan. Nak, hidup ini hanya sementara. Semua yang kita miliki hanyalah milik Allah Swt.

Semua milik Allah Swt. Keluarga yg begitu dicintai (anak, istri, suami dan istri), tanah, rumah, mobil, perabot yg serba wah, semua akan ditinggal sama sekali, kecuali tiga, amal jariyah, anak sholeh, dan ilmu yg bermanfaat. Wahai tuhan kami, tidaklah kau ciptakan semua ini dg percuma. Maha Suci Engkau, maka jauhkan kami dari azab neraka.

Tentang rositaindrasari

Ibu 2 orang anak : Orchidita Lystia dan Pradita Rhagastra. Lulusan Sarjana Hukum Universitas Krisnadwipayana.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s