Hujan Deras dan Angin kencang

Dibulan desember jakarta dan sekitarnya mulai turun hujan. Setelah melewati kemarau yang panjang. Menurut ramalan cuaca jakarta dan sekitarnya mulai bulan januari , hujan deras disertai angin kencang. Warga segera antisipasi dan siap menghadapi perubahan cuaca ini. Hujan yang begitu deras dan bercampur angin kencang dikhawatirkan akan menumbangkan sejumlah pohon-pohon besar dan banjir yang sudah menjadi langganan di wilayah jakarta dan sekitarnya.

Hujan deras tersebut sudah mulai kurasakan dirumahku dan disertai angin yang kencang yang melanda Ibukota Jakarta dan sekitarnya.  Sejumlah ruas jalan sudah digenangi air dan menyebabkan banjir. Pernah sekali di rumah saya , ketika pertama  hujan turun, banjir dijalan.  Alhamdulilaah tidak masuk kedalam rumah.

Sebagai pengendara motor bila saya kekantor atau tugas keluar kantor cukup sedih sekali dengan kondisi ini. Kalau saya menunggu hujan berhenti, kapan saya berangkat kekantor.  Sepanjang jalan bibir ini berdzikir minta ampunan dan keselamatan sampai tujuan. Maklum bagi pengendara motor jalan akan menjadi licin dan harus berhati-hati. Angin kencang juga mengakibatkan saya dan pengendara sepeda motor untuk memilih berhenti. Apalagi  hujan yang turun juga mengakibatkan jarak pandang sangat pendek. Dan hujan membuat arus kemacetan di beberapa titik.

Sebagai pengendara motor seperti saya ini. Persiapan helm dan jas hujan sudah saya lakukan. Saya membeli jas hujan dua buah. Karena yang lama sudah tidak layak dan robek. Helm yang saya gunakan bukan helm yang murah atau yang tidak standard nasional.

Pemakaian helm nggak melihat cuaca. Karena fungsinya melindungi kepala. Helm yang baik adalah menutupi seluruh bagian tengkorak kepala dan wajah hingga dagu.”Paling benar helm full face yang menutup hingga dagu. Sehingga kalau terjatuh, jika kepala membentur aspal bisa tetap melindungi. Termasuk bagian dagu, Pada musim hujan kaca helm melindungi muka dari percikan air hujan. Tanpa kaca helm, muka jadi sakit akibat kena tampar percikan air.

Jaket jadi perlengkapan standar untuk melindungi tubuh pengendara. Dalam kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang, perlu trik cerdas dalam memilih jaket. Artinya, jaket tetap nyaman dipakai pada cuaca panas terik, dan pas dipakai ketika hujan datang mengguyur.

Sarung tangan juga sangat penting bagi saya. Walau cuaca hujan, sarung tangan tetap penting dipakai. Sekarang, sudah banyak beredar sarung tangan dengan berbagai bahan di pasaran. “Pilih sarung tangan yang berbahan tebal. Karena berfungsi melindungi kulit dan tulang jika terjadi gesekan langsung dengan tanah

Berita di Koran dan televisi dengan akibat cuaca buruk sebagaian warga jakarta mengalami kerugian hebat. Pasalnya hujan yang turun disertai angin kencang dan mengakibatkan sejumlah pohon dan papan reklame tumbang dihempas hujan badai. Tak hanya itu, mobil dan puluhan sepeda motor juga ikut ringsek karena tertimpa pohon serta papan reklame yang tumbang dihempas oleh angin kencang. Akibatnya peristiwa tersebut sontak jalan menjadi macet totol hingga Polisi Lalu Lintas yang bertugas saat itu sangat kuwalahan untuk mengurangai kemacetan.

Menurut Azas Tigor Nainggolan Ketua DTKJ (Dewan Transportasi Kota Jakarta), pihaknya menafsir kerugian yang diderita oleh warga Jakarta akibat peristiwa ini mencapa 270 miliyar lebih.

“Astaghfirullahhal ‘adzim” (Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung).  Lafadz yang sering kusebut dalam selama perjalanan pulang dan pergi dan dalam kondisi apapun baik ada rasa takut dan cemas dalam diriku.  Ampuni aku, Ya Allah kalau dipenghujan ini ada kesedihan bila melakukan perjalanan. Karena hambamu ini hanya punya sepeda motor. Ampuni aku , Ya Allah bila mengeluh cucian belum kering. Ampuni aku, Ya Allah bila melihat daerah sekitarku banjir. Ampuni aku, Ya Allah bila merasa kesal becek.

Padahal hujan sangat membawa berkah bagi umatnya. Somalia sendiri sudah 7 tahun dilanda kekeringan. Karena keringan sehingga kelaparan disana dan disini. Serta gizi buruk melanda negara somalia yang mayoritas beragama Islam. Belum pergolakan politik yang menambah sengsara rakyat somalia.

Islam mengatur tentang ketetapan cuaca. Baik dalam hadis maupun diatur dalam Al Quran.

Segala puji bagi Allah, pada saat ini Allah telah menganugerahkan kita suatu karunia dengan menurunkan hujan melalui kumpulan awan. Allah Ta’ala berfirman,

أَفَرَأَيْتُمُ الْمَاءَ الَّذِي تَشْرَبُونَ (68) أَأَنْتُمْ أَنْزَلْتُمُوهُ مِنَ الْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُونَ (69)

Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya?” (QS. Al Waqi’ah [56] : 68-69)

Apabila Allah memberi nikmat hujan, dianjurkan bagi seorang muslim dalam rangka bersyukur kepada-Nya untuk membaca do’a,

اللَّهُمَّ صَيِّباً ناَفِعاً

Allahumma shoyyiban naafi’aa [Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat].

Kemudian ketika hujan turun begitu lebatnya, beliau memohon pada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdo’a,

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

“Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari [Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan].”

Dengan kondisi hujan dan angin kencang melanda jakarta dan sekitarnya. Pernahkah kita mencela hujan karena menghalangi aktivitas kita ? Atau pernahkah kita mencela panas yang terik ?

Na’udzubillahi mindzalik (kita berlindung dari sifat tersebut). Dalam sebuah hadists qudsi, Rasululluh shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Anak Adam telah menyakiti Aku, dia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan  pengatur masa. Aku-lah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti.” (HR.Bukhari No.4826 dan Muslim No. 2246 dari Abu Hurairah)

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda, “janganlah kamu mencaci maki angin.” (HR Tirmidzi no.2552, dari Abu Ka’ab) Allah lah yang mengatur angin,  panas, hujan dan lain-lain.

“Sesungguhnya ada seseorang yang mengucapkan kalimat yang ia anggap biasa tetapi karenanya ia terjun ke neraka sejauh 70 tahun.” (HR. AT-Tirmidzi)

Rasulullah shallahu’ ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Dua doa yang tidak akan ditolak antara lain :

(1)  Do’a ketika adzan

(2)  Do’a ketika turun hujan

( HR. Al Hakim dan Al Baihaqi )

Ibnu Qudamah dalam Al Mughni mengatakan, “ Dianjurkan untuk berdo’a ketika turunnya hujan, sebagaiman diriwayatkan bahwa Nabi Shallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Carilah do’a yang mustajab pada tiga keadaan :

(1)  Bertemunya dua pasukan

(2)  Menjelang shalat dilaksanakan

(3)  Saat hujan turun

(Dikeluarkan oleh Iman Syafi’a dalam Al Umm dan Al Baihaqi dalam Al Ma’rifah dari Makhul secara mursal)

Tentang rositaindrasari

Ibu 2 orang anak : Orchidita Lystia dan Pradita Rhagastra. Lulusan Sarjana Hukum Universitas Krisnadwipayana.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s