Pencarian Jenazah penumpang Air Asia QZ8501 sampai 11 Januari 2015

download

Melihat berita diTV sampai tanggal sekarang, Jenazah kecelakaan pesawat baru diketemukan 36 jenazah. Presiden Jokowi memerintahkan untuk menemukan 165 jenazah penumpang pesawat  Air Asia QZ8501 yang jatuh di Selat Karimata pada tanggal 28 Desember 2014.

Musibah semuanya sudah diatur oleh Allah Swt. Takdir sudah tergores. Melihat isak tangis sanak famili. Sangat menyayat hati. Dari peristiwa kecelakan, pembunuhan dan kebakaran yang sedang menimpa dinegaraku ini.

Jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501. Banyak dikomenterin orang-orang dari paranormal, sampai pejabat dephub. Yang bikin aneh paranormal setiap ada kejadian pesawat. Selalu mengomentari ada alam gaib yang menarik pesawat tersebut.

Menurut Pejabat perhubungan udara, jatuhnya pesawat disebabkan oleh Awan CB adalah awan yang padat, bentuknya bertumpuk-tumpuk secara vertikal, mirip seperti gunung. Diameternya bisa mencapai 10 km, sedangkan tingginya bisa mencapai puluhan kilometer. Selain mengandung es, awan CB mengandung muatan listrik yang besar yang menghasilkan badai petir di dalamnya. Pesawat yang masuk ke dalamnya niscaya akan mengalami turbulensi yang hebat yang dapat membahayakan keselamatan pesawat maupun penumpang di dalamnya.

Fenomena awan ini, Allah SWT lengkapi dengan kilau kilat, yang semakin menambah indah suasana. Perpaduan antara cahaya besar yang memenuhi alam dengan kilauan kilat yang membelah awan.

Allah SWT berfirman: “Tidakkah engkau melihat bahwa Allah menjadikan awan bergerak perlahan, kemudian mengumpulkannya, lalu Dia menjadikannya bertumpuk-tumpuk, lalu engkau lihat hujan keluar dari celah-celahnya, dan Dia (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang Dia kehendaki dan dihindarkan-Nya dari siapa yang Dia kehendaki. Kilauan kilatnya hampir-hampir menghilangkan penglihatan”. (QS An Nur: 43)

Awan kumulonimbus  sering disebut sebagai sebagai awan badai berbahaya. Kumulonimbus memiliki karakteristik beragam, awan tersebut sangat besar dan tebal dan biasanya menjulang tinggi hingga beberapa kilometer. Dan awan tersebut sangat ditakuti oleh Pilot.

Mengingatkan kembali kepadaku yang belum lama ke singapore. Pesawat menabrak awan, sangat terasa getarannya. Padahal sudah ke empat kalinya aku naik pesawat. Tapi rasa santai dan istighfar yang banyak dan siap akan takdir Allah Swt. Memberikan ketenangan tersendiri.

Hanya kepada Allah saja kita berserah diri. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kejadian ini. Semoga diberikan ketabahan bagi yang keluarga yang ditinggalkan.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s